Saturday, October 15, 2011

Tak kan Ada yang Berubah




Petunjuk waktu pada leptop telah menunjukkan kisaran 12. Malam seperti bergerak lamban. Hujan turun dengan deras dan udara di sini dingin. Kalau saja kau tahu malam ini aku hanya rindu dengan waktu yang kita miliki lalu bertanya ke mana sesungguhnya dirimu menuju?

Hampir sebulan aku berbenah dengan pikiranku sendiri. Engkau pun tahu, sedari awal aku berkata, aku tak pernah menghiraukan perbedaan. Seorang teman akan terus menjadi teman. Seorang saudara kan terus menjadi saudara. Meski masing-masing kita memilih kesimpulan yang berbeda. Sebab aku membangun rasa ini tanpa melihat rupamu. Namun sebaliknya kini kau rentangkan jarak yang perlahan-lahan menjauh.

Di sini, dengan hujan yang berubah gerimis tiris, aku sedang menampung kenangan. Dibilik hatiku yang lain berucap, adakah yang kita kenang sama? Berteduh dari hujan, menelusur jalan cahaya dan menulis cita-cita. Aku tak ingin cerita itu berputar untuk diriku sendiri. Walaupun akhirnya aku siap dengan keputusanmu.

Teman, duduk di sebelahku…

Tak akan ada yang berubah, seperti dulu sampai detik ini. Kau boleh percaya padaku dan ku akan slalu percaya padamu. Lalu kita kan bercerita tentang mimpi-mimpi yang masih belum bertemu waktu. Tanpa sungkan, tanpa perlu menutupi kekurangan.

* saat aku tak tahu menulis pertemuankah atau sebaliknya, perpisahan…


Pontianak, 15102011
VCY, sisiungu.

5 komentar:

Rizaldy Gema said...

point of view nya gue ga dapet. ini ngomongin teman? cinta-cintaan? atau malah kesan yg galau? :P

tapi tetep, tulisannya selalu bagus. :D

sisiungu said...
This comment has been removed by the author.
sisiungu said...

Makasi Zaldy,
cuma pertemanan :)

Dwi Wahyudi said...

Malam gadis ungu, salam kenal aja dari Blogger Borneo yach... Blognya cukup menarik, tetap semangat... Trims

sisiungu said...

Malam juga bang Dwi,
makasi, salam Beleter :)