Tuesday, February 21, 2012

Sahabat Sejati





“Sudah mendapat sahabat sejati?” seseorang bertanya pada saya. “Sahabat sejati adalah dalam pertemanan kalian tak pernah terjadi perselesihan.” lanjutnya lagi.

Tentu saja saya menjawabnya sudah. Saya menyebutnya sebagai Sahabat Serasa. Kisah persahabatan kami sudah lama terjalin dan bukan karena tidak pernah ada rasa ketidaknyamanan diantara kami, lantas saya memasukkan dia dalam persahabatan sejati. Kecil kemungkinan menemukan sahabat sejati kalau saya memegang standar seperti itu. Saya beranggapan perselisihan ataupun pertengkaran kecil juga adalah bagian dari persahabatan. Maka kami pernah saling “diam-diaman” meski pun itu hanya sesaat. Ya, seperti yang sudah saya tuliskan dalam Sahabat Serasa bahwa kami tak pernah ingin membuat persahabatan ini menjadi rumit.

Bagi saya sendiri seorang sahabat sejati adalah dia yang dengan senang hati memberi celah kepada saya untuk menjadi diri saya sendiri dihadapannya. Menerima saya apa adanya sambil mengingatkan ketika saya salah dalam memandang sesuatu. Dia pula melengkapi keseriusan saya dengan tawa ataupun sebaliknya. Serta yang paling penting ada rasa kesetiaan dalam hal saling meluruskan jika kami melakukan kekhilafan.

Saya dan dia tidak perlu sungkan untuk mengatakan, “Aku sedih.” Tak perlu malu untuk bilang, “Ana uhibbuki fillah.” Saling memberi semangat di saat lemah dan saling membantu jika salah satu menghadapi kesulitan.

Dari persahabatan itulah kami belajar untuk tidak mempertentangkan namun mempertemukan kepentingan-kepentingan. Untuk tidak mengedepankan situasi namun hubungan. Artinya, apabila terjadi kondisi-kondisi yang tak mengenakkan, hal itu tak lantas memutuskan persahabatan yang sudah lama dijalin. Membingkainya dengan keikhlasan, rasa sabar dan kesyukuran. Alhamdulillah sampai detik ini belum pernah ada situasi dimana kami saling berteriak satu sama lain karena pertengkaran (he..semoga gak ya ^^)

Dan bagaimanapun bentuk persahabatan yang dibangun hal mendasar yang tak boleh hilang adalah rasa cinta karena Allah hingga kemauan untuk saling memahami. Bukan pada karena ada tidaknya perselisihan.


#Februari
VCY, sisiungu

5 komentar:

thekupu said...

"Bagi saya sendiri seorang sahabat sejati adalah dia yang dengan senang hati memberi celah kepada saya untuk menjadi diri saya sendiri dihadapannya. Menerima saya apa adanya sambil mengingatkan ketika saya salah dalam memandang sesuatu. Dia pula melengkapi keseriusan saya dengan tawa ataupun sebaliknya. Serta yang paling penting ada rasa kesetiaan dalam hal saling meluruskan jika kami melakukan kekhilafan."

Satu suara same kalimat yang ini.

Pernah dapat kalimat gini juga kemaren di twitter: Sahabat sejati itu justru yang paling frontal.

Kalo salah, langsung bilang salah, bukan membenar2kan kesalahan yang kita buat. Kalo kemudian garagara kefrontalan itu lantas jadi sedikit berselisih, mungkin itulah bentuk kasih sayang dan pertanda hati masih sensitif dengan dosa *kate Kak Anti waktu liqo dulu :p

Dini pribadi, setelah menikah menganggap suami sebagai sahabat sejati yang baru, sekaligus sahabat sejati yang abadi. Perselisihan tidak bisa dihindari, malahan jadi dekorasi2 cantik di antara keharmonisan dan keromantisan berumah tangga *halah, curcol..

Sekian dan terima kasih hehe ^.^v

ivonie said...

Alhamdullilah, juga udah punya sahabat sejati. Yup, seperti beberapa pendapat di atas mengenai sahabat sejati.

btw, numpang link lomba ya http://ivoniezahra.blogspot.com/2012/02/lomba-puisi-wedding-poetry.html

ivonie said...

Alhamdulilah, udah punya sahabat sejati juga.

btw, numpang link lomba ya, makasih :)
http://ivoniezahra.blogspot.com/2012/02/lomba-puisi-wedding-poetry.html

ivonie said...

Alhamdulillah, punya sahabat sejati jugsa saya.

btw, numpang link lomba ya, makasih http://ivoniezahra.blogspot.com/2012/02/lomba-puisi-wedding-poetry.html

sisiungu said...

@thekupu:
iya Din, benar..
dari perselisihan2/kefrontalan itu kita diajarkan untuk memahami satu sama lain,
semoga selalu penuh barokah rumah tangganya ^^

@ivonie:
alhamdulillah, makasi infonya, moga bisa ikut :)