Monday, September 10, 2012

Hatiku Selembar Daun

                                                                    favim.com

Hatiku, selembar daun.
Melayang, jatuh di rumput.
Nanti, dulu...Biarkan aku sejenak terbaring di sini.
Ada yang masih ingin kupandang.
Yang selama ini senantiasa luput; sesaat, adalah abadi.
Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi.

(Sapardi Djoko Damono)

2 komentar:

Arya Poetra said...

Mengingat sejenak? :)

sisiungu said...

sekaligus mikir sejenak..