Wednesday, August 5, 2009

Aku cinta Bunda


Aku cinta Bunda

Bunda
belum sempurna kuseka peluhmu
namun kasihmu telah mendahuluinya
kala engkau marah
mata seolah tersenyum

kau ukir namaku
dalam doadoa sepertiga malam
saat kujatuh kau katakan kuharus kuat
kala kubimbang resahmu mendekat


musim berlalu
kuhitung rindu

sayangmu tak pernah bisu

naluri cinta yang padu


pemilik hati seluas samudra
ingin selalu kuungkap ini
pada satu kata Bunda, aku : cinta


Pontianak, 5 Agustus 2009
Syafakillah Mom.

3 komentar:

Chairul Muslimna said...

setahun tak berjumpa,.
jadi kangen sama ibu di kampung ni,,,,jazakillah

Chairul Muslimna said...

bagus...

Vitha Civtany Yolandary said...

makasih, hanya ingin sekali2 menulis puisi untuk ibu tercinta ana, seseorang yang tak pernah berhenti menyayangi...