Tuesday, June 22, 2010

Perjalanan Temaram




Perjalanan Temaram
: padamu, berkecipak rindu

Aku menyusun puja puji untukMU
di tetes rasa yang berkelindan di pucuk-pucuk rindu
: menyusuri langkah
kala matahari melempar bayang-bayang panjang

Ada nyanyian menuju langit kepada awan
kujanjikan untukmu menjadi warna hidup
sepanjang perjalanan temaram
-hanya kita-
yang terkenang
meretas cita-cita dalam dada gemerutup

di sumur kebeningan itulah kusimpan namamu
setelah musim hujan pergi diantara gelindingan tanya
lalu padaMU, untaian lafaz bergemuruh
agar terselip senyum dan kuhiasi hari dengan taburan doa


Pontianak, 20.06.2010
Sisi Ungu,"Kusimpan Rindu"

2 komentar:

chikarei said...

hwaa keren puisinya

:)

Vitha Yolanda said...

puisi chika juga bagus2 ko :)